Thursday, December 6, 2012

Jurnal Khusus

Hilmawan's Weblog - Hay teman-teman, ketemu lagi disini. Untuk kali ini, saya mau membahas mengenai Jurnal Khusus dalam perusahaan dagang. Tapi sebelum kita bahas, mari kita pahami dulu apa itu pengertian dari jurnal khusus sendiri.

A. Jurnal Khusus
adalah jurnal yang dikelompokkan sesuai dengan jenis transaksinya. Setiap terjadi transaksi, petugas pembukuan atau seorang akounting mengidentifikasi jenis transaksi yang terjadi, dan mencatatnya ke dalam jurnal khusus.

Maksud dari definisi ini adalah pengelompokkan sesuai jenis transaksinya. Misal, ada transaksi penjualan maka dicatat dalam jurnal khusus penjualan. Untuk lebih jelasnya mari kita simak lagi lanjutannya.

Ada 5 jurnal dalam jurnal khusus, yaitu jurnal penjualan, jurnal pembelian, pengeluaran kas, penerimaan kas, dan jurnal umum. Kita urai satu per satu jurnal-jurnal tersebut ya :

1. Jurnal Pembelian (Download materi)
Jurnal Pembelian mencatat transaksi-transaksi pembelian secara kredit. Jadi bila perusahaan melakukan pembelian barang secara kredit, maka pencatatan dilakukan di jurnal pembelian. Ada pun kolom jurnal pembelian sebagai berikut
2. Jurnal pengeluaran kas (Download materi)
Jurnal pengeluaran kas mencatat transaksi-transaksi pembelian secara tunai. Jika tadi pembelian secara kredit dicatat di dalam jurnal pembelian, maka bila transaksi pembelian secara tunai dicatat dalam jurnal pengeluaran kas. Berikut contoh kolomnya

3. Jurnal Penjualan (Download materi)
Jurnal penjualan berperan mencatat transaksi-transaksi penjualan secara kredit. Perusahaan dagang bila melakukan penjualan secara kredit, maka pencatatannya dilakukan di jurnal penjualan ini. Contoh kolomnya dibawah ini

4. Jurnal Penerimaan Kas (Download materi)
Jurnal penerimaan kas mencatat transaksi penjualan secara tunai. Penjualan yang dilakukan secara tunai, maka tidak dicatat di jurnal penjualan akan tetapi langsung dicatat sebagai kas diterima. Berikut contoh kolomnya

5. Jurnal Umum (Download materi)
Nah, seandainya transaksi-transaksi yang terjadi tidak menyangkut keempat hal diatas, maka pencatatan dilakukan di dalam jurnal umum, untuk itu pada jurnal khusus tetap disediakan jurnal umum untuk mencatat transaksi yang tidak termasuk diatas tadi. Misal, biaya-biaya, utang, prive. Contoh kolomnya
B. Manfaat Jurnal Khusus
Dibawah ini adalah beberapa manfaat dari adanya jurnal khusus :
  • Memungkinkan pembagian pekerjaan (specialisasi)
  • Memudahkan posting ke akun buku besar
  • Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik
  • Menghemat biaya

No comments:

Post a Comment