Wednesday, December 5, 2012

Persamaan Dasar Akuntansi

HIlmawan's Weblog - Hay teman-teman, bagaimana kabar kalian semua ? Pastinya selalu baik donk ya :) Nah, untuk pertemuan kali ini, kita akan belajar bersama dan mengenal mengenai persamaan dasar akuntansi. Langsung saja kita mulai pembelajarannya

Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi
Pencatatan secara sistematis dan teratur dalam akuntansi selalu membentuk suatu persamaan atau keseimbangan. Persamaan atau keseimbangan ini dicapai dengan mencatat kekayaan pada satu sisi dan sumber kekayaan itu pada sisi yang lain dengan jumlah sama besar. Perubahan dalam persamaan atau keseimbangan itu terjadi karena transaksi usaha. Transaksi ini akan mempengaruhi harta, utang, dan modal  tetapi tetap akan membentuk suatu persamaan.

Dari sini dapat kita ambil kesimpulan bahwa pencatatan dalam akuntansi selalu seimbangan antara harta dan modal karena akuntansi menganut sistem keseimbangan (balance). Jadi bila harta mengalami perubahan maka begitu juga dengan modal harus juga berubah.

Prinsip Keseimbangan
Prinsip keseimbangan yaitu keseimbangan antara Hara, Utang, dan Modal. Pencatatan transaksi keuangan harus membentuk suatu persamaan. Artinya kondisi harta dan modal setelah pencatatan transaksi harus selalu seimbang. Bila terjadi ketidakseimbangan antara modal dan hara, maka pasti terdapat suatu kesalahan atau kekeliruan dalam pencatatan.

Rumus Keseimbangan.
1. Harta
Harta menunjukkan kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan sementara modal (equity) merupakan hak kepemilikan atas kekayaan tersebut. Jika suatu perusahaan memiliki harta sebesar RP 4.000.000,00 maka modal perusahaan juga harus sebesar Rp 4.000.000,00. Hubungan ini dapat dinyatakan dalam

          Harta = Modal

2. Modal
Modal atau hak kepemilikan atas kekayaan terdiri dari dua tipe yaitu modal kreditor dan modal pemilik. Modal kreditor menunjukkan utang perusahaan dan disebut juga sebagai kewajiban. Persamaan (1) dapat diperluas lagi menjadi

          Harta = Kewajiban + Modal Pemilik

Dari persamaan kedua diatas, memperlihatkan bahwa besarnya utang dapat dihitung dengan mengunakan harta terhadap modal, dapat dirumuskan menjadi

          U = H- M
Keterangan :
U = utang atau kewajiban
H = harta
M = modal

Atau juga dapat dilakukan untuk menghitung modal, dengan rumus M = H - U

Selama menjalankan usaha, pastilah sebuah perusahaan mengeluarkan pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan untuk memperoleh pendapatan. Pengeluaran tersebut disebut dengan biaya dan juga memperngaruhi harta dan modal menjadi berkurang, dan bila dirumuskan menjadi

          H = U + M - B
Dimana B adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan

Dalam menjalankan usaha, pasti perusahaan akan memperoleh yang namanya pendapatan usaha. Dan pendapatan tersebut akan mempengaruhi harta dan modal menjadi bertambah, dari sini dapat kita perluas lagi rumusnya menjadi 

          H = U + M - B + P
Dimana P adalah pendapatan yang diperoleh perusahaan atas jasa yang telah diberikan.

Dalam menjalankan usaha, tidak menutup kemungkinan pemilik usaha/modal mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadinya dimana yang disebut dengan pengambilan prive pribadi. Disini akuntansi juga mencatatnya sebagai perngurang harta dan modal, dan dapat dirumuskan 

          H = U + M - B + P - K
Dimana K adalah pengambilan prive pribadi

Nah, sampai disini sudah jelas belum mengenai persamaan dasar akuntansi ? Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan tanyakan saja dengan menulis pertanyaan teman-teman dikotak komentar dibawah.
Sumber referensi : EKONOMI Untuk SMA Kelas XI (M. T. Ritonga dan Yoga FIrdaus) - Phibeta

No comments:

Post a Comment